Teringatku malam itu..pemulaan yang tak pernah di rancang dan d duga telah membuat kita sentiasa bersama...lembaran silam itu...ya!lembaran silam itu yang telah mengeratkan kita..yang telah menyatukan hati kita...pengalaman itu yang membuat kan kita saling memahami.Cukup bermakna lembaran itu walaupun begitu berat untuk kita menyelaknya.Begitulah hakikat sebuah kehidupan.KAU LAH TEMAN,KAULAH SAHABAT...TERIMA KASIH ATAS SEGALANYA...PEKONGSIAN INI BUAT KU BAHAGIA.
Sahabatku,
aku tahu kau menderita...
aku tahu kau sengsara..
aku fahami kau merana,
Namun apa yang aku mampu..
Bila kau kata kau menderita,
aku berdoa agar kau terus tabah...
Bila kau kata kau sengsara,
aku berdoa moga kau terus gagah...
Bila kau kata kau merana,
aku berdoa agar kau tidak terus mengalah...
Doaku tidak akan pernah putus agar ,
moga dan harap kau terus diberikan kesempatan demi kesempatan...
"Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya."
(surah al-Baqarah:286)
Janji di patri bukan untuk di mungkiri...
Setia dicipta bukan untuk di curangi...
Harapan di bina bukan untuk dikhianati...
Namun fitrah manusia yang serba lemah ini,
memungkiri janji sudah tidak berbisa...
mencurangi kesetiaan sentiasa tega...
mengkhianati harapan telah tegal biasa...
Berfikirlah untuk sesuatu yang lebih perlu...
lantaran waktu yang tidak menunggu...
untuk kita menyedari yang mana benar yang mana palsu...
Bergantunglah kepada yang Satu...
agar jiwa dan raga bisa berpadu...
serta mampu bertahan di balik tugu yang tidak berbatu...
Sebagai manusia yang lemah dan tidak mempunyai apa2 keistimewaan lain,berbaliklah kpd Allah SWT untuk setiap sesuatu baik yang buruk mahupun yang sebaliknya.Allah Maha Bijaksana dan DIA sajalah yang mampu menilai hambaNya tidak kira sesumbang mana irama yang dilagukan,Allah Maha Mengerti.
Teruskan berdoa tanpa jemu kerna memang doa untuk kita.







0 comments:
Catat Ulasan